Budi daya tanaman gaharu sudah mulai dilakukan di beberapa tempat, dan menunjukkan prospek yang sangat baik. Pengelolaan tanamannya tidak berbeda dengan tanaman lainnya. Perawatan yang intensif dapat memacu pertumbuhan sehingga seperti di Vietnam sudah bisa dilakukan inokulasi pada tanaman usia 4 (empat) tahun.
Pada panduan pengelolaan tanaman gaharu, biasanya tanaman sudah siap untuk diinokuladi pada usia 6 tahun. Akan tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan usia untuk dapat menghasilkan gaharu. Hal tersebut sangat tergantung dengan diameter tanaman. Sehingga pembuatan lubang inokulasi sejauh lebih kurang 1/3 diamter pohon secara spiral dan vertical dengan spasi yang bervariasi tidak menyebabkan pohon rentan patah.
Perawatan tanaman dengan pemupukan bahan organik sangat disarankan. Sehingga pertumbuhan pohon bisa optimal dan menghasilkan performa batang yang baik. Pemangkasan cabang harus dilakukan untuk memacu pertumbuhan vertikal pohon sehingga diameter pohon dapat berkembang sesuai yang diharapkan dan menghasilkan jaringan batang yang siap untuk dilakukan inokulasi.
Pembuatan jarak tanam pada saat penanaman sangat bervariasi sesuai dengan pola yang akan dikembangkan. Jarak tanam yang cukup rapat seperti 3×1 m cukup ideal untuk membuat kualitas tegakan vertikal. Pelebaran jarak tanam dapat dikompensasi dengan perawatan tanaman yang lebih intensif. Jarak yang cukup lebar seperti 6 x 2 m atau 3 x 3 m memberikan kesempatan untuk mengkombinasi dengan tanaman pertanian sebelum terjadi penutupan tajuk. Beberapa teknis yang dikenalkan bisa dengan monokultur atau dicampur dengan pohon pelindung.
Budidaya dan Teknologi Inokulasi Gaharu di Bengkulu
http\\:gaharu88.blogspot.com
Kelompok Gaharu 88 telah melakukan penelitian budidaya dan teknologi inokulasi Gaharu (aquilaria,sp) di Propinsi Bengkulu sejak tahun 2002. Gaharu merupakan tumbuhan yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dan manfaat yang beragam. Gaharu merupakan tumbuhan yang terancam punah (Appendix II CITES) akibat pengambilan dialam tidak terkontrol dan pembudidayaan Gaharu belum memasyarakat. Pembudidayaan Gaharu selain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga merupakan usaha pelestarian lingkungan dan tumbuhan itu sendiri.
Dari hasil penelitian yang kami lakukan, Gaharu dapat dibudidayakan pada pekarangan rumah, kantor, pabrik, kebun, Hutan Kota dan sebagai Hutan Tanaman Industri.
Untuk penjelasan lebih lanjut tentang proram ini, kami siap mengirimkan proposal rencana kegiatan yang lebih detail.
Demikian dari Kami, atas perhatian dan info baliknya kami haturkan terimakasih.
Hormat Kami.
KELOMPOK GAHARU 88
Ali Imran Batubara
Saya sangat berminat untuk mengembangkan gaharu lewat budidaya kedepannya. namun terhalang oleh berbagai kendala, kendala yang utama adalah sosialisasi tentang gaharu. saya telah berupaya membuat brosur-brosur tentang gaharu namun masyarakat masih banyak yang belum paham tentang gaharu.
Lewat colom ini saya ingin minta saran dan bantuan dari bapak dari kelompok gaharu 88 gimana cara memaksimalkan budidaya ini khususnya di sulawesi selatan.
Firmanjaya, 081358901719
bisa minta tolong data produksi gaharu nasional (per propinsi ga), penting neh buat riset gw.
kalo bisa secepatnya ya.
Thx.
Bila kita menggunakan bibit aquilaria malaccensis. berapa hasil produksi tanaman gaharu per pokok/tahun, bgm pembagian kualitas yang diperoleh dari hasil panen ( mis. berapa % kualitas a, b dsb)
Tks pak atas infonya.
saya punya tanah gambut dalam 1 meter didalamnya ada tumbuh meranti apakah bisa ditanam gaharu dan juga ada tanah darat ditempat lain. Dimana ada kebun gaharu yg boleh dilihat dan kalau mau belajar nanam gaharu kemana dan kepada siapa mohon bantuan
ingin mengetahui nama dan jenis2 gaharu lengkap dgn gambar pohonnya, bagaimana cara memperolehnya (pesanan), sekaligus cara pemeliharaan dan prospek ke depan. Terima kasih
saya tertarik dg budidaya gaharu, bisa ga infokan ke saya secara detail cara2x perawatannya? pemeliharaannya. thanks
saya penanam pohon gaharu jenis “aqualabibiria subintegra” asal bibit dari kampucea saya ingin mengetahui tentang jenis jamur yang di GUNAKAN untuk inokulasi apakah sama atau tidak?,dan jenis bahan (kandungan jamur) yang di pelukan kadar persen?.adakah jenis bahan yang perlukan ianya dari bahan kimia organic atau dari kimia apa yang sesuai?.saya bertanya,sebab mungkin tindak balas bahan jamur untuk setiap pohon yang berlainan jenis dari kumpulan pohon gaharu.sebab jenis SUBINTEGRA di tempat kita ada atau tidak?.saya belum pasti.mohon penyelidikan keterangan bahan untuk di inokulasi ke pohon gaharu jenis “subintegra”semoga saya dapat penerangan dari persatuan “BUDI DAYA” saya ucapkan terima kasih segala bantuan dan bimbingan yang saya perlukan.sekian terma kasih.As.w.wb.
pak didik…
atau reka2n disini..ada yg punya /jual bibit gaharu ” SUB INTEGRA ‘ yg dari thailand nga ya..saya mau beli…trims.
maaf pak, boleh tau dimana mendapatkan bibit gaharu untuk wilayah medan?alamat yang mungkinb menyediakan bibit gaharu tersebut? atau no telp yang bisa sayahubungi? saya tertarik dengan prospek gaharu keepannya. terima kasihsebelumnya.
Bagi yang berminat utk budidaya dan inokulasi kami siap memberi pelatihan serta dan juga menyediakan bibit gaharu yang telah diujicoba hasilnya serta bahan inokulasi.
komoditas bibit gaharu yang berkualitas sekarang sangat susah sekali diDapat…. dri hutan alam yang dulu banyak pahon induk (Plus) sangat banyak sekali dan sekarang susah didapat…..
O Y dalam kawasan 5 Ht kRa2 perlu modal berapa untuk pembudidayaan Gaharu…???
dicari?dibeli kayu gaharu dengan kwlaitas AB dan super, siapa yang serius siakan hubungi 081335703499, kebuuhan kami tidak terbatas..
ada yang minat akan getah gaharu…… silakan hubungi saya di nomer 081358901719 atau 0335 4438917
July 16, 2008 at 6:07 am
bisa ga nyantumin karakteristik batang, daun bunga dan buah dari jenis aquilaria malaccensis secara detail y…………..
pliss bgt………
klo bs scepatx