SUPERGAHARU

Global Network – Cultivated Agarwood dpurwan@gmail.com +6281218380386

Siklus Hidup


1.    Telur

Ngengat   meletakkan telurnya yang berwarna putih kekuning-kuningan yang akan segera berubah menjadi kuning ke- hijau-hijauan dalam bentuk kluster pada bagian bawah permukaan daun yang mu- da pada cabang tanaman yang  dekat dengan permukaan tanah, jumlah telur yang dihasilkan per imago betina berkisar antara 350-500. Telur akan menetas   sekitar 10 hari (Kalita et al., 2002).

2.    Larva/Ulat

Ulat H. vitessoides pada instar perta- ma berwarna kuning pucat dan pada in- star selanjutnya menjadi hijau kekuning- kuningan, ulat ini  terdiri dari 5 instar dan berlangsung selama  23 hari.  Larva instar terakhir pada  saat akan berkepompong mulai berhenti makan dan ulat  turun ke permukaan tanah untuk berkepompong.

3.    Pupa

Larva instar terakhir sebelum berke- pompong akan berhenti makan dan turun ke permukaan tanah dengan bantuan be- nang  sutera   yang   dihasilkannya.   Ulat akan membungkus dirinya dengan butir- an-butiran tanah atau serpihan-serpihan serasah yang ada di permukaan dengan bantuan benang-benang suteranya. Stadi- um pupa berkisar  8 hari (Kalita et al., 2002).

4.    Ngengat

Serangga dewasa berbentuk ngengat yang aktif pada waktu malam. Ngengat betina  dapat  meletakkan  telur  sebanyak

350-500.  Stadium ngengat berkisar seki- tar 4 hari (Kalita et al., 2002).

(sumber : Ragil SB dkk, Puslitbang Kehutanan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: