valentine with gaharu

Katakan sayang dengan gaharu.  Mungkin agak aneh ya.  Tapi bisa dicoba dengan memberikan gaharu sebagai hadiah orang-orang kesayangan di sekitar kita.  Atau memberikan kasih kepada bumi dengan menanaminya gaharu.

Pada gambar di atas terlihat kecambah gaharu Aquilaria becariana asal Kalimantan Barat (Kapuas Hulu) atas kiriman kolega dengan sepenuh hati diterima dan semaikan wujud kasih sayang. 

Bila mau menanam gaharu, bisa anda dapatkan bibitnya pada kami.  Tersedia bibit gaharu ready stock Aquilaria mallacensis 10.000 batang @ Rp 10.000 dan Aquilaria crassna sebanyak 1.500 batang @ Rp 10.000,-.  Tinggi masing-masing bibit lebih dari 50 cm.  Anda bisa menghubungi kami di dpurwan@yahoo.com atau 0815 750 80312.

Menanam dengan penuh cinta kasih, adalah menanam untuk kebaikan alam ini.  Bisa jadi memang tidak sekarang kita bisa memetik hasilnya, tetapi suatu hari pastiakan dapat hasilnya.  Siapa menanam dia akan memanen.  Mari bergabung menanam gaharu.

Dear cultivated agarwood fans

 

Bogor, 4 Pebruari 2010

Dear cultivated agarwood fans

Terimakasih sudah sharing dengan kami untuk rencana pengembangan tanaman gaharu di daerah masing-masing.  Pertanyaan-pertanyaan mendasar  hampir sama muncul dengan pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan yang senada.  Respon memang berbeda-beda, beberapa orang sudah melangkah lebih maju dengan ACTION menanam dan yang lain masih terus mempertanyakan dan menunggu hari baik tiba.

Ambivalensi, kami namakan, ketika kita bermaksud menjadikan tanaman gaharu sebagai cash cow dan realitas bahwa sampai dengan sekarang belum bisa diprediksikan kehandalannya seperti kalau menanam karet dengan hitungan produksi yang pasti.

Tetapi juga kami menjumpai para risk taker yang telah menanam pohon gaharu dalam jumlah cukup banyak dan pada sampai sekarang masih belum menemukan teknologi yang pas.  Namun komentar teman dari Thai, “Mr. X”  begitu dipanggilnya, bahwa memang dia menanam dengan harapan dan harapan itu harapan dolar, beberapa tahun berselang dan sekarang sudah mulai terbukti.

Kembali ke pertanyaan, ketika kita membuka lahan apakah memungkinkan bisa menjadi pohon uang yang bisa dipetik uangnya pada kurun waktu tertentu secara rutin.  Pohon gaharu, menurut beberapa informasi dari Malaysia, tidak bisa diandalkan dan harus dikombinasikan dengan produk lain subsidi  income, dalam kasus ini mereka menanam pohon gaharu bersama pohon pisang dan hasil industri kripik pisangnya menjadi andalan penghasilan.  Ide yang sangat menarik.

Desain bisnis juga akan menentukan model penanaman pohon gaharu.  Ketika kita menetapkan gaharu sebagai komunitas tegakan kayu pembentuk hutan, maka menanam gaharu dilakukan dengan cara membuat babat jalur, yaitu membuka tajuk pada lebar + 1 m dengan jarak misal 3 m, tergantung dari kerapatan yang akan kita buat.  Namun yang jelas kita harus menunggu tanpa penghasilan dalam kurun waktu menunggu.  Sehingga pada waktu menunggu harus ada aktivitas lain yang menjadi penopang pendapatan.  Akan sangat menarik jika sumber penghasilan tersebut tidak berbasis lahan pada kawasan yang sama.  Kecuali kita mempunyai ide-ide brilyant menjual jasa lingkungan.  Atau sebelum gaharu yang ditanam menghasilkan, bermainlah di pasar gaharu untuk merintis jalan marketingnya.  Karena salah satu titik kritis dalam usaha gaharu adalah marketing.  Kecuali memang akan melakukan bagi hasil seperti cerita sistem beberapa orang di Malysia, 70:30 untuk minimal tegakan 1000 batang.  Dan ada juga memang yang menanyakan seperti itu, jadi saya sedia lahan silakan ditanam sampai suntik berapa biayanya dan sekalian dijual habisnya berapa.  It sounds good.  Tapi memang harus dipilah atau fokus siapa main ada dan bagaimana.

Tetapi apabila kita inginkan kombinasi dengan jenis lain artinya harus land clearing.  Sehingga penanamannya disarankan dengan menggunakan naungan bantuan untuk penanaman bibit gaharu, yaitu dengan menancapkan tiga batang glirisidae atau pokok singkong secara kerucut sehingga tunasnya menjadi penaung sampai tanaman gaharu tahan. 

Kalau ditanya mana yang lebih dulu ditanam, misalkan kombinasi antara gaharu dengan pepaya, gaharu dulu atau pepaya dulu.  Saya kira dua-duanya harus jalan seiring atau bersamaan, karena target tanamnya adalah gaharu.  Ketika pohon pepaya tinggi bisa berfungsi sebagai naungan sementara.  Mumpung masih banyak hujan maka disarankan bulan Pebruari ini sudah harus mulai tanam.  Jika tertutunda, maka jika ketersediaan air terbatas bisa jadi bulan Desember nanti baru tanam.

Pertanyaan yang menarik adalah apa yang bisa dijadikan harapan jangka pendek memberikan hasil.  Menurut kami lakukan penyuntikan pada pohon gaharu alam.  Karena dalam setahun ini banyak yang minta dikirim  inokulan karena banyak tersedia pohon gaharu alam.  Dan sangat menjanjikan untuk uji coba.  Menurut kami uji coba yang di Bogor kemarin dengan bahan inducer baru cukup menjanjikan sebagai bahan uji coba.

Beberapa teman juga mempunyai pengelaman dengan  menanam gaharu bersama kombinasi pisang.  Tapi memang pisangnya sudah ada sebelumnya dan gaharu dijadikan tanaman tambahan di antara barisan pohon pisang.

Gambar di atas menunjukkan beberapa kondisi tanaman gaharu, ada yang ditanam bersama pisang (sayang sepertinya pisangnya sudah tertekan pertumguhannya karena kenaungan gaharu), atau di pekarangan tanpa aturan, asal menanam, dan yang lain sepertinya langsung monokultur menjadi seperti kebun gaharu, dan sepertinya baik-baik saja tanpa naungan.

Pada gambar di halaman lain blog ini, terlihat pohon gaharu ditanam di sela-sela tanaman jambu mete.  Coba lihat di postingan gaharu n masa depannya ada kliping koran yang menunjukkan menanam gaharu seperti kebun karet.

Demikian bisa kami sedikit menjelaskan atas beberapa pertanyaan yang masuk kepada kami.  Mudah-mudahan bisa membantu.  Jika ada pertanyaan silakan untuk langsung aja, mudah2an bisa dibantu.  Terimakasih.  Salam sukses luar biasa.

ditulis di Solo,  jam 7 malam 4 Pebruari 2010.

One year innoculation

Apabila dibandingkan dengan metoda-metoda yang lain, metoda inokulasi dengan pasak menunjukkan hasil yang cukup baik.  Chips yang dihasilkan cukup tebal.  Atau lebih tebal dari yang diperoleh dari metoda-metoda yang lainnya.

Namun yang ini perlu diuji untuk kondisi lokal di Indonesia.  Kita berangkat dengan prasangka baik dan berbekal optimisme.  Sehingga apa yang kita dapatkan mudah-mudahan sesuai dengan harapan. 

Keberhasilan metode induksi pada gaharu budi daya akan sangat menentukan arah bisnis gaharu di masa depan, terutama Indonesia sebagai negara yang selama ini menjadi pemasok terbesar.

Inducer in Action

Pada tanggal 31 Januari 2010, kami bersama pak Kasno (Fahutan IPB/Biotrop), pak Bahrum (Biotrop), Pak Heri (Astra), Pak Suwondo (purna Pertamina) melakukan uji coba inducer dari Thailand.  Meskipun hasil uji coba di Thailand sudah cukup berhasil, tapi kami juga mau tahu bagaimana hasilnya dengan kondisi di Indonesia.

Tahap awal kami uji coba pada tanaman gaharu jenis A. crassna usia 6 tahun dan usia 3.5 tahun.  Untuk selanjutnya kami akan uji cobakan di Riau (A. crassna), di Bangka (A. malacensis), di Martapura (A. malacensis), di Kalimantan sedang kami usahakan cari kontak demikian juga dengan beberapa tempat lain seperti di NTB, Sulawesi, dan Papua.  Jika anda adalah diantara yang kami cari, maka anda bisa kontak kami untuk follow upnya.

New Inoculation

Teknologi inokulasi gaharu pada saat ini semakin menjadi penting. Banyak yang mengklaim keberhasilan masing-masing metoda atau cara. Tapi kembali lagi kepada riil menyangkut harga jual atau keberterimaan pasar akan kualitas yang dihasilkan.

Mungkin gambar di atas menjadi salah satu referensi yang bisa dijadikan rujukan manakala akan melakukan inokulasi gaharu.

Hasil dari teknologi tersebut cukup baik dengan kuantitas dan kualitas yang cukup diberikan apresiasi oleh pasar.  Sehingga cukup menjanjikan untuk dikembangkan lebih lanjut.

Selanjutnya akan mari kita tunggu hasil proyek kami tersebut.

One Man One Gaharu

menanam gaharu

Sungguh musim hujan musim yang tepat untuk menanam gaharu. Menjadi sangat menarik juga ikut berkontribusi dalam project besar nya pemerintah dalam hal ini Departemen Kehutanan One Man One Tree.  Dalam skala besarnya dunia berkontribusi dalam project climate change.

Pohon yang terlihat dalam gambar adalah penanaman di Ciapus terhadap bibit yang kami simpan di Kota Bantu tahun 2007.  Mudah-mudahan dalam beberapa waktu mendatang tersedia pokok gaharu yang siap untuk diinokulasi.

Proyek inokulasi gaharu sedang kami siapkan untuk beberapa tempat yang sudah tersedia di lapangan.  Laporannya akan disusulkan.  Semoga sukses.

Inoculation Method

Metoda inokulasi gaharu budi daya pada saat ini bermacam cara yang ada.  Masing-masing mendeklarasikan yang terbaik, tetapi kita bisa lihat hasil akhirnya berapa banyak gubal gaharu yang dapat dihasilkan.  Dan tentunya berapa harga jual yang dapat dicapainya.

Beberapa perkiraan optimis manjadi tidak efektif ketika hasil yang ditunjukkan tidak sesuai dengan kenyataannya.  Karena ternyata memang begitulah.

Contoh di atas adalah salah satu kisah sukses yang dilakukan oleh Prof. Blanchette dengan pendalaman penelitian selama 10 tahun di Vietnam.  Mudah-mudahan menginspirasi. Hasilnya dijual di scent of mountain. 

Untuk sukses seperti apa yang anda inginkan, kami menawarkan produk inokulasi yang bisa menghantar kesana. Silakan hubungi kami di 081575080312 atau dpurwan@yahoo.com

Bibit gaharu

Pada musim hujan ini memang sangat cocok untuk menanam pohon-pohon gaharu.  Beberapa mitra kami telah memborong bibit gaharu kepada kami antara lain Bp Duto dan Bp Suwondo untuk ditanam di Sumatera Selatan, Bp. Abi untuk ditanam di Wonogiri, Bp. Dwi Lampung Utara yang sedang berkoordinasi dengan kelompoknya untuk juga menyusul memborong bibit gaharu.

Pada saat ini tersedia bibit gaharu Aquilaria crassna dengan tinggi 50-60 cm dengan harga Rp. 12.500,- per batang (tersedia 1500 batang) dan Aquilaria mallacensis dengan tinggi 40 -50 cm dengan harga Rp. 10.000,- per batang.

silakan hubungi kami di 0815 750 80312 atau email dpurwan@yahoo.com

Gaharu Inducer Project

Witsawa project

 

Uji coba metoda suntikan gaharu budi daya akan kami lakukan pada bulan Januari 2010 di Kota Batu, Bogor dengan menggunakan metoda witsawa.

Gaharu Budi Daya

demo suntik gaharu dengan bor mesin

Bor terusss

 Gaharu adalah anugerah Allah SWT yang tak tertirukan.  Sangat luar biasa.  Penyakit pohon menjadi berkah bagi manusia, seperti mutiara yang dibentuk karena kerang (mutiara) yang kesakitan menahan sebuah penderitaan menjadi sebuah kebahagiaan.

Gaharu bermula dari adanya kerusakan fisik seperti serangan hama yang masuk membuat lubang pada pohon kemudian diikuti dengan infeksi cendawan dan deraan pengaruh alam serta cuaca sehingga perlawanan fisiologis tanaman gaharu mengeluarkan resin dan terbentuk dari waktu kewaktu hingga berbilang tahun dekade dan bahkan kita tak tahu sudah berapa lama.  Tiba-tiba manusia datang menebang pohonnya dan mengambil gubal gaharu. 

Tidak semua pohon gaharu di alam terdapat gubal gaharu pada dirinya.  Eksploitasi berlebihan tanpa dibekali presisi yang baik telah mengancam kelestariannya.  Pemicunya adalah harga yang sangat menarik.  Metoda induksi menjadi salah satu pilihan penyelamatan gaharu, seperti yang banyak dilakukan di berbagai tempat seperti di Indonesia (inolulasi dengan cendawan), di Vietnam, di Thailand, di Malaysia, dll.